Pterodactyl adalah panel manajemen game server open-source yang dibangun dengan PHP, React, dan Go. Semua game server berjalan di dalam kontainer Docker yang terisolasi, memberikan keamanan dan kemudahan pengelolaan tingkat enterprise. Panduan ini akan memandu Anda melakukan instalasi lengkap dari nol — mulai dari dependensi, database, web server, SSL, queue worker, hingga instalasi Wings (daemon) dan konfigurasi tambahan.
Apa yang Akan Anda Bangun
Di akhir panduan ini, Anda akan memiliki Pterodactyl Panel yang sepenuhnya berfungsi dan dapat diakses via HTTPS, serta Wings daemon yang siap dihubungkan untuk mengelola game server seperti Minecraft, Terraria, Rust, CS:GO, ARK, dan lainnya.
Pterodactyl tidak mendukung virtualisasi berbasis OpenVZ karena ketidakcocokan dengan Docker. Anda membutuhkan VPS dengan virtualisasi KVM atau server dedicated.
Panel dan Wings Bisa di Mesin Terpisah
Panel (antarmuka web) dan Wings (daemon game server) bisa diinstall di mesin yang sama atau berbeda. Untuk performa terbaik di production, disarankan menggunakan mesin terpisah.
Paket yang terinstall: PHP 8.3 (dengan semua ekstensi), MariaDB (database), Nginx (web server), Redis (caching & queue), serta Git, tar, unzip (utilitas).
Untuk Debian
Jika menggunakan Debian, ganti PPA dengan repository sury.org. Jalankan perintah berikut sebelum apt update:
curl -sSLo /usr/share/keyrings/deb.sury.org-php.gpg https://packages.sury.org/php/apt.gpg kemudian tambahkan ke sources list.
CentOS / Rocky Linux / RHEL
Untuk CentOS/Rocky/RHEL, install EPEL dan Remi repository, aktifkan PHP 8.3 via dnf module enable php:remi-8.3, lalu install paket yang setara. Konfigurasi SELinux juga diperlukan. Lihat dokumentasi resmi Pterodactyl untuk perintah lengkapnya.
Buat database MariaDB/MySQL dan user khusus untuk panel.
bash
# Login ke MariaDB
mariadb -u root -p
Jalankan perintah SQL berikut:
sql
-- Buat user database (GANTI 'passwordKuat' dengan password yang kuat!)CREATEUSER'pterodactyl'@'127.0.0.1' IDENTIFIED BY'passwordKuat';
-- Buat databaseCREATE DATABASE panel;
-- Berikan hak akses penuhGRANTALL PRIVILEGES ON panel.*TO'pterodactyl'@'127.0.0.1'WITHGRANT OPTION;
FLUSH PRIVILEGES;
EXIT;
Gunakan Password yang Kuat!
Jangan pernah menggunakan password default atau lemah di production. Gunakan password yang terdiri dari huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol — minimal 16 karakter. Simpan password ini di tempat yang aman.
APP_KEY di file .env digunakan untuk mengenkripsi data sensitif. Jika Anda kehilangan kunci ini, semua data terenkripsi menjadi tidak dapat dipulihkan secara permanen. Backup segera setelah generate!
Lihat dan catat APP_KEY Anda:
bash
# Simpan APP_KEY di tempat yang aman!
grep APP_KEY /var/www/pterodactyl/.env
Pterodactyl menyediakan wizard CLI interaktif untuk mengkonfigurasi environment. Jalankan ketiga perintah ini secara berurutan:
bash
# Setup environment umum (URL, timezone, cache/session/queue driver)# Disarankan: pilih "redis" untuk cache, session, dan queue driver
php artisan p:environment:setup
# Konfigurasi koneksi database# Masukkan: host (127.0.0.1), port (3306), database (panel), username, password
php artisan p:environment:database
# Konfigurasi email (opsional, untuk notifikasi)# Pilih: smtp, mailgun, mandrill, atau postmark
php artisan p:environment:mail
Gunakan Redis untuk Semua Driver
Saat ditanya cache driver, session driver, dan queue driver — selalu pilih redis. Redis memberikan performa yang jauh lebih baik dibanding file-based driver dan diperlukan agar queue worker berjalan stabil.
Setelah konfigurasi selesai, jalankan migrasi database dan buat akun admin pertama.
bash
# Jalankan migrasi dan seed data (membuat tabel + data default Nests & Eggs)
php artisan migrate --seed --force
# Buat user admin pertama
php artisan p:user:make
Saat menjalankan p:user:make, Anda akan diminta mengisi: email, username, nama depan & belakang, password (minimal 8 karakter), dan apakah user ini admin → jawab Yes.
Jangan Interupsi Proses Migrasi
Perintah migrate --seed bisa memakan waktu beberapa menit. Jangan menghentikan proses — biarkan selesai sepenuhnya hingga muncul pesan sukses.
Terakhir, set kepemilikan file ke user web server:
bash
# Untuk Nginx atau Apache di Ubuntu/Debian:chown -R www-data:www-data /var/www/pterodactyl/*
# Untuk CentOS/Rocky dengan Nginx: chown -R nginx:nginx /var/www/pterodactyl/*# Untuk CentOS/Rocky dengan Apache: chown -R apache:apache /var/www/pterodactyl/*
Jika Anda lebih memilih Apache, aktifkan modul rewrite dan ssl, lalu buat VirtualHost dengan DocumentRoot ke /var/www/pterodactyl/public. Lihat dokumentasi resmi Pterodactyl untuk konfigurasi Apache lengkap.
Pada tahap ini, Pterodactyl Panel Anda sudah terinstall dan berjalan! Buka domain panel Anda di browser untuk memverifikasi. Sekarang lanjut ke instalasi Wings (daemon) untuk menjalankan game server.
Wings adalah daemon yang berjalan di server node untuk menjalankan game server di dalam kontainer Docker. Wings bisa di mesin yang sama atau berbeda dengan Panel.
Persyaratan Wings: Linux (Ubuntu 20.04+, Debian 11+, CentOS 7+), Docker terbaru, port 8080 (daemon) dan 2022 (SFTP) terbuka, minimal 2 GB RAM.
Hanya Linux
Wings hanya mendukung Linux. Windows dan macOS tidak didukung untuk deployment production.
Install Docker dan aktifkan saat boot:
bash
# Install Docker menggunakan script resmi
curl -sSL https://get.docker.com/ | CHANNEL=stable bash
# Aktifkan Docker saat boot
systemctl enable --now docker
Aktifkan swap accounting (opsional tapi disarankan untuk mencegah OOM kills):
bash
# Edit konfigurasi GRUB — tambahkan swapaccount=1 ke GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT
nano /etc/default/grub
# Setelah edit, update GRUB dan rebootsudo update-grub
sudo reboot
Login ke Panel sebagai admin → Admin → Locations → buat lokasi baru (misal: "Indonesia")
Pergi ke Admin → Nodes → Create New → isi FQDN, port daemon (8080), port SFTP (2022), total RAM dan disk
Setelah node dibuat, klik node → tab Configuration → salin konfigurasi yang di-generate
Di server Wings, paste konfigurasi ke file /etc/pterodactyl/config.yml
Kembali ke Panel → node Anda → tab Allocation → tambahkan IP dan range port game server (misal: 25565-25575)
Allocations
Setiap game server membutuhkan minimal satu allocation (IP:Port). Gunakan format range untuk menambahkan banyak port sekaligus, misal 25565-25600 menambahkan 36 port.
Anda telah berhasil menginstall Pterodactyl Panel dan Wings! Server game management Anda sekarang siap digunakan untuk membuat dan mengelola game server.
Buat Server Pertama — Di Panel, buat server baru dan pilih Egg yang sesuai (Minecraft, Terraria, dll.)
Kelola Eggs — Sesuaikan atau tambah Eggs untuk berbagai jenis game server
Setup Backup — Konfigurasi backup otomatis untuk game server melalui Panel
Tambah Node — Hubungkan lebih banyak server Wings untuk scaling
Panduan ini disusun berdasarkan dokumentasi resmi Pterodactyl. Untuk informasi terbaru, selalu merujuk ke dokumentasi resmi.
💡 Butuh bantuan? Hubungi tim support AtharsTech untuk bantuan instalasi dan konfigurasi profesional.